Sedikit Penguasaan Bola Tapi Lolos 8 Besar Piala Dunia

Sedikit Penguasaan Bola Tapi Lolos 8 Besar Piala Dunia – Uruguay cuma mempunyai penguasaan bola 39 % saat hadapi Portugal, namun keluar maka pemenang serta merebut satu ticket ke perempat final Piala Dunia 2018.

Sang pelatih, Oscar Washington Tabarez, menyebutkan penguasaan bola cuma suatu statistik serta yang paling terpenting yaitu membuat serta menyelesaikan kesempatan.

” Saya sangka terdapat beberapa anggapan salah kalau penguasaan bola bakal berbuntut pada kesempatan cetak gol, ” kata bekas pelatih AC Milan serta Cagliari itu.

” Saya belajar hal semacam itu di Italia saat saya bekerja disana. Di Italia, penguasaan bola tidak terlampau diagungkan seperti ditempat lainnya. Bahkan juga saat Anda tidak kerap kuasai bola juga Anda dapat kirim luka pada musuh Anda. “

Uruguay singkirkan Portugal di sesi 16 Besar Piala Dunia 2018 karena kemenangan 2-1. Edinson Cavani cetak dua gol indah di sesi pertama serta ke-2 untuk jadi pahlawan kemenangan negaranya.

Cuma saja, 16 menit mendekati kompetisi selesai, ia ditarik keluar lantaran cedera betis kanan. Dengan meringis kesakitan serta tertatih, ia bergerak keluar lapangan.

Tabarez tetap tidak meyakini Cavani dapat bermain melawan Prancis di perempat final Piala Dunia 2018.

” Cavani menanggung derita cedera serta kami mesti lihat perubahannya, lantaran sekarang ini kami tidak tahu seberapa serius hal semacam itu, ” tutur Tabarez.

” Tetapi seperti umum, kami bakal memercayakan kemampuan kolektif kami jadi tim. Ini yaitu kesempatan paling baik kami melawan semua kesukaran, serta kami ketahui kompetisi melawan Prancis bakal sangatlah sulit.

Tabarez memanglah memberikan pujian pada beberapa pemainnya yang bermain padu dalam pertandingan yang jalan ketat melawan Portugal.

” Satu diantara pembeda di pertandingan ini yaitu dedikasi beberapa pemain kami, serta tersebut langkah kami lihat sepak bola, ” kata Tabarez.

” Hari itu kami lakukan kekeliruan yang berbuntut gol penyama posisi, namun kami mempunyai tim dengan mental kuat. “