Modus Baru Curanmor Dengan Menyamar Jadi Ojek Online

Modus Baru Curanmor Dengan Menyamar Jadi Ojek Online – Polres Metro Jakarta Selatan tangkap lima orang pemeran pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Banyak pemeran mengerjakan laganya dengan menyamar jadi ojek online.

“Ini (jaket ojek online) dipakai oleh ini (pemeran). Ini kamuflase seakan-akan ia pengemudi ojek online. Ini butuh dicermati pun, jika kita lihat kelak ada orang gunakan jaket ojek online, belum pasti ia yaitu ojek online,” jelas Kasat Reskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya Ghalib terhadap wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (17/5/2019).

Ke lima pemeran yaitu RM alias Kiki (31), BR alias Tiar (31), AS alias Kuncen (21), IN alias Ian (31), serta R alias Pandeglang (41). Banyak pemeran mempunyai andil semasing jadi pelaku eksekusi, joki, serta penadah hasil curian.

“Saat berlaga, banyak terduga dengan cara bergantian jadi joki serta berlaga di area padat masyarakat. Terduga RM serta BR adalah spesialis group Lebak, dan terduga AS serta IN adalah group Jakarta,” tukasnya.

“Terduga R adalah penadah di wilayah Pandeglang, Banten. Ke dua group ini mulai berlaga mulai sejak pertengahan 2018 serta diperhitungkan telah lebih dari 17 kali berlaga di daerah Jakarta Selatan,” makin Andi.

Banyak terduga mengarah motor yang diparkir di halaman rumah serta tdk ditambahkan kunci pengaman. Pemeran gunakan kunci leter T untuk merampas motor target.

“Hasil kejahatan yang di peroleh seterusnya dipasarkan ke penadah di wilayah Lebak, Banten, di harga beragam, Rp 2 juta sampai Rp 10 juta, terkait brand, tipe serta keadaan motor,” sambungnya.

Banyak pemeran sudah mengerjakan tindakannya belasan kali di daerah Jakarta Selatan, seperti di Jalan Puri Mutiara, Cipete, Kalibata, Jagakarsa, Gandaria, Cilandak, sampai Pesanggrahan. Polres Metro Jaksel terima enam laporan polisi berkenaan kejahatan yang dijalankan banyak pemeran.

“Modusnya yaitu membuka kunci setang motor dengan masukkan kunci leter T. Ini biasa berlangsung modus sesuai ini serta diminta sampai motor dapat dihidupkan serta dicuri,” lanjut Andi.