Enam Pengemudi Ojek Online Di Tangkap Polisi Karena Main Hakim Sendiri

Enam Pengemudi Ojek Online Di Tangkap Polisi Karena Main Hakim Sendiri – Polisi menangkap enam driver ojek on-line. Mereka disangka lakukan pengeroyokan pada dua warga berinisial DA serta TI di lokasi Tambora, Jakarta Barat.

” Pengeroyokan dua warga oleh oknum driver ojek on-line yang main hakim sendiri. Tersangkanya diantaranya AD, FEB, RAM, SAI, AND, serta AL adalah oknum driver ojek on-line, ” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi, di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (02/03) .

Hengki mengatakan, motif beberapa tersangka ini cuma karna dendam karna sempat jadi korban penjambretan waktu mengantar penumpang sekitaran dua minggu sebelumnya peristiwa.

” Hingga aktor berasumsi korban itu yaitu sisi dari persekutuan penjambret yang sempat menjambret aktor AD, ” tutur Hengki.

Sedang dua korban, satu diantara masih tetap dirawat dirumah sakit. Sedang korban yang lain tidak dapat diselamatkan.

” Ke-2 korban pengeroyokan pernah dibawa ke RS Polri Sukanto Kramat Jati untuk diberi pertolongan, tetapi pada hari Selasa lepas 13 Februari 2018 jam 06. 40 WIB korban DA dinyatakan wafat dunia karena pendarahan di otak, sedang korban TI alami luka berat serta tetap dalam perawatan, ” terang dia.

Karena tindakannya aktor dijerat Pasal Pasal 170 ayat (2) ke 2e serta ke 3e KUHP yang berbunyi siapa saja yang di depan umum bersama lakukan kekerasan pada orang yang mengakibatkan luka berat pada badan serta mengakibatkan matinya orang dengan ancaman kurungan maksimum 12 th..